Minggu, 02 Oktober 2016

PENGERTIAN LINGKUNGAN HIDUP



LINGKUNGAN HIDUP


Di sekitar kita terdapat berbagai komponen lingkungan, baik benda – benda mati seperti tanah, batuan, air maupun makhluk hidup dengan berbagai jenis dan karakteristiknya. Di sekitar kita juga terdapat manusia lainnya dengan berbagai karakterisk dan perilakunya. Selain itu, terdapat pula daya dan keadaan yang mempengaruhi persepsi, sikap dan perilaku kita. Semua komponen tersebut merupakan lingkungan hidup manusia.

Dalam lingkungan terjadi interaksi antara satu komponen dengan komponen lainnya. Interaksi tersebut berbeda – beda karakteristiknya menurut ruang dan waktu. Hasil dari proses interaksi dapat dilihat dari lingkungan yang dibentuk yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya.

1.1.      PengertianLingkungan Hidup


Secara umum lingkungan mempunyai arti sebagai segala sesuatu diluar individu.
Tetapi ruang lingkup pengertian ini juga berbeda, ada konsep lingkungan yang ruang lingkupnya terbatas, dan ada pula yang sangat luas.
Ada yang menekankan pada faktor  fisik tetapi ada pula yang menekankan pada faktor non fisisk atau interaksi antar keduanya.

Ada beberapa pengertian lingkungan hidup menurut para ahli diantaranya:
Menurut Prof. Dr. Emil Salim Lingkungan Hidup adalah segala benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal-hal yang hidup termasuk kehidupan manusia.

MenurutProf.Dr.Otto Soemarwoto, Lingkungan adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita.

Konsep yang paling relevan bagi pengertian lingkungan hidup di Indonesia adalah konsep yang tercantum dalam Undang-Undang No 4 tahun 1982 mengenai ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup. pada bab I pasal 1, (UU No.23 tahun 1997) lingkungan hidup mempunyai arti sebagai :
“Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup, termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan prikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya”
1.2.      Unsur-unsur Lingkungan Hidup

Dari definisi diatas dapatlah dirangkum dalam suatu rangkaian unsur-unsur sebagai berikut :

*      Semua benda, berupa : Manusia, hewan, tumbuhan, organisme tanah, air, udara, rumah, sampah, moobil dan lain-lain. Keseluruhan yang disebut ini digolongkan kedalam materi. Sedangkan satuan-satuannya disebut sebagai komponen.
*      Daya, disebut juga dengan Energi
*      Keadaan, disebut juga dengan kondisi dan situasi
*      Perilaku atau habitat
*      Ruang, yaitu wadah berbagai komponen berada
*      Proses interaksi, disebut juga saling mempengaruhi, atau jaring kehidupan

Mataeri
Materi menurut ilmu lingkungan ialah segala sesuatuyang berada pada suatu tempat serta pada suatu waktu

Energi
Energi adalah sesuatu yang memberi kemampuan untuk menjalankan kerja.
Alam lingkungan hidup penuh dengan energi yang berwujud seperti cahaya, atau radiasi-radiasi, panas, daya gerak, daya kimia dan lain-lain.
Menurut hukum termodinamika bahwa dalam suatu proses dialam semesta, jumlah seluruh energi tetap.
Energi dapat dirubah dari satu bentuk ke bentuk lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.
Ini berarti bahwa kendatipun energi mengalami transpormasi ke bentuk lain : cahaya ke panas, panas ke gerak, gerak ke listrik, dan seterusnya, namun dalam proses transformasi tersebutpada hakikatnya tidak ada yang hilang.
Energi dapat dibagi dalam tiga jenis yaitu : energi yangberasal dari matahari, energi dari panas bumi, dan energi yang berasal dari reaksi nuklir.
Energi yang paling banyak kita pakai adalah energi matahari, yang terjadi melalui tumbuh-tumbuhan hijau  dalam proses fotosintesis.
Dalam proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan hijau, 6 molekul CO2 dan 6 molekul air (H2O) diolah menjadi satu molekul gula glucose, proses ini menghasilkan 6 molekul O2, sehingga reaksi fotosintesisnya sebagai berikut

6CO2 + 6H2O          C6H12O6 + 6O2

Ruang
Ruang adalah suatu bagian dimana berbagai komponen-komponen lingkungan hidup bisa menempati dan melakukan proses lingkungan hidupnya

Waktu
Waktu adalah bagian penting dari proses lingkungan hidup. Karena dengan adanya waktu yang cukup, maka akan sempurnalah proses ke suatu tingkat yang dibutuhkan.

Keadaan
Keadaan disebut juga sebagai kondisi ataupun situasi, keadaan memiliki ragam-ragam yang satu sama lainnya ada yang membantu kelancarkan berlangsungnya proses kehidupan lingkungan, ada yang merangsangmahluk-mahluk hidup untuk melakukan sesuatu, ada pula yang mengganggu berprosesnya interaksi lingkungan dengan baik, misalnya dalam keadaan gelap, kucing atau musang justru lebih mempertajam matanya untuk mencari mangsa atau makannanya.

Keanekaan (diversitas)
Keanekaan juga merupakan bagian penting lingkungan hidup. Keanekaan adalah salah satu sumber daya dalam proses lingkungan, keanekaan akan memperbesar derajat kebebasan memilih dalam proses interaksi lingkungan.
Menurut Oto Sumarwoto, ekosistem yang beraneka, lebih stabil mutunya dari pada ekosistem yang monoton. Semakin tinggi tingkat diversitasya maka semakin stabil pulalah mutu ekosistem. Itulah sebabnya kita harus selalu mencegah kepunahan hewan-hewan dan tumbuhan langkamelalui usaha pencagar alaman (Conservation)


Interaksi
Interaksi disebut sebagai unsur yang mekanistis, disebut demikian karena melalui unsur inilah kemudian terjalin proses pengaruh mempengaruhi antara satu dengan yang lain komponen-komponen lingkungan.
Proses interaksi antara manusia dengan lingkungannya disebut dengan ekosistem, contoh

                 Manusia                  Tumbuhan               Kambing                Manusia
(Pernafasan-CO2 dan H2O)  (Fotosintesis)  (Memakan tumbuhan)  (Memakan daging)

Interaksi sesama komponen dapat terjadi melalui pola, sifat atau tabiat komponen-komponen ekosistem. Ada yang hidup berdampingan (netral), ada yang bekerja sama, ada yang menyesuaikan diri, ada yang melindungi diri, ada yang bertentangan (antagonis), ada yang menguasai (eksploitasi), semua pola interaksi ini tetap ada dalam keseimbangan.

Semua ragam interaksi dapatlah digolongkan dalam pola sebagai berikut:

1.      Interaksi simbiosis, yaitu interaksi yang terjadi antar komponen dimana kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan
-          Simbiosa mutualisme, yaitu kedua komponen atauorganisme saling mendapat keuntungan
-          Simbiosa komensalisme, yaitu apabila salah satu pihak saja dari komponen yang berinteraksi mendapat keuntungan, tetapi pihak yang lainnya tidak dirugikan.
-          Parasitisme, yaitu apabila salah satu pihak diuntungkan dan pihak lain dirugikan.

2.      Interaksi antagonisma, pada interaksi ini terjadi terjadi sifat mengeksploitasi, menguasi, bermusuhan, atau persaingan, (kompetisi).
-          Antibiosa, yaitu suatu komponen atau organisma mengeluarkan zatpzat seperti karbon dioksidaatau asam organikuntuk menghambat hidupnya mahluk hidup lain
-          Eksploitasi, yaitu menguras atau merampok mahluk-mahluk lain untuk dikonsumsi (predator)
-          Kompetisi, pada interaksi ini timbul persaingan antar sesama komponen untuk mendapatkan sumber-sumber kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar